Most Recent

Tidakkah Penting? (Realita dan fakta, akan pentingnya pelestarian kegiatan Konservasi)



Kegiatan konservasi dilakukan atas dasar manfaat positif dalam pelestarian dan pemanfaatan segala sesuatu jenis dan karakteristik yang terdapat pada ruang lingkupnya tentunya. Hal ini seperti yang terdapat pada definisi konservasi itu sendiri. kita dapat meninjau dari definisinya seperti yang terkandung pada makna seperti berikut ini. Konservasi merupakan bagian dari kehidupan yang bijak dan tepat guna serta ideal tentunya. Hal ini didasari dari pelbagai ruang lingkup aktivitasnya, seperti konservasi air, darat, tanah, terumbu karang dan udara serta pemanfaatan limbah dengan nilai tepat guna. Berbagai alternatif telah diupayakan dalam penerapan disiplin ilmu ini tentunya, tidak terlepas dari peranan berbagai unsur dalam menghidupkannya (konservasi) pada berbagai ruang lingkup kehidupan ini. Kegiatan atau pola konservasi ini punya berbagai mekanisme serta teknik yang berbeda, tanpa mempengaruhi nilai dampak, efek bahkan tujuan konservasi itu sendiri. Berbagai upaya dan langkah telah menghasilkan banyak rekomendasi penting dalam mengubah pola hidup yang tidak searah dengan tuntutannya serta berbagai kebijakan dari berbagai pihak yang tidak tepat guna dalam mengelola sumber alam, bahkan unsur penting lainnya dalam tatanan kehidupan ini. Gebrakan dari latar belakang konservasi inilah yang akhirnya melahirkan hukum, aturan dan mekanisme penting oleh daerah, negara bahkan pada strata tertinggi hukum adat dalam mengelola berbagai hal yang identik dengan pola atau aturan serta hukum atau perundang-undangan “Kearifan Lokal”.

Terbentuknya pengembangan dan kecerdasan dalam membentuk dinamika baru tentang martabat pengelolaan lingkungan yang baik, turut melahirkan juga karakter berpikir cerdas terhadap lingkungan, baik dalam mengelola, merawat, menjaga dan melestarikan serta mendaur kembali siklus hidupnya. Hal ini dapat kita jumpai pada berbagai “studi kasus” yang muncul akhir-akhir ini, hampir semua daerah, tempat, regional bahkan negara-negara itu sendiri telah menerapkan tindakan “konservasi” yang mulai cerdas dan tepat guna. Fenomena kerusakan dan ketimpangan serta penerapan yang “serakah” dari aturan yang tidak mementingkan “konservasi” itulah yang mengakibatkan tidak seimbangnya berbagai kawasan atau tepatnya ekosistem lingkungan pada konteks hidupnya masing-masing inilah. Justru fakta itulah, yang menyebabkan semua pihak terjaga dari tidur yang panjang, serta mimpi buruk yang menghantui mereka selama ini, untuk beralih pada kebijakan dan aktivitas pengelolaan kearifan lokal yang bersumber dari nilai-nilai konservasi itu sendiri. Langkah yang mulai dari tindakan itu sendiri, mulai memberikan hasil atau dampak yang bagus tentunya. Tak hanya sampai disitu, keberhasilan itu didukung oleh hal-hal yang tidak terlepas dari kegiatan evaluasi dan kontrol yang konsisten dari pihak-pihak yang menjalankan pola tepat guna itu sendiri. 
Berbicara nilai efektivitas konservasi, seakan memberikan bahasan dan fenomenal yang seakan tak pernah ada habisnya. Hanya saja, tindakan “Berani Memulai” yang paling utama sangat diperlukan, sehingga atribut-atribut dan teknik serta mekanisme konservasi dapat terpelajari dan teraplikasikan dengan sendirinya. Positif dan cerdas dalam menerapkannya merupakan langkah ideal dalam memaksimalkan proses yang baik tentunya. Keseimbangan dengan sendirinya mulai tercipta, hanya saja hal itu tidaklah mudah jika tidak dibarengi dengan keikhlasan atau sepenuh hati dalam menerapkannya, alasannya sederhana bahwa setiap orang yang melakukan kegiatan konservasi berarti sudah beramal menuju kehupan yang baik dan mulia, dan tanpa pamrih merupakan status penghargaan tertinggi didunia karena tiadalah ia sebagai “pelaksana” yang mementingkan pencitraan atau popularitas yang tak sesuai yang dapat mengikis nilai-nilai positif yang telah ditanamkan, sehingga menjadi tidak selaras dengan makna sebenarnya dari “Konservasi” itu sendiri.

***(TM_Noumi/ Banda Aceh, 24 February 2015)***
Tidakkah Penting? (Realita dan fakta, akan pentingnya pelestarian kegiatan Konservasi) Tidakkah Penting? (Realita dan fakta, akan pentingnya pelestarian kegiatan Konservasi) Reviewed by Mac_Noumi on 07.32.00 Rating: 5

Tidak ada komentar: